3 Bulan Lagi Pensiun Wali Kota Batu Terkena OTT KPK Dirumah Dinasnya


Wali Kota Batu, Jawa Timur, Eddy Rumpoko ditangkap KPK di rumah dinasnya siang tadi. Selain Eddy ikut ditangkap satu orang dari pihak swasta

"Pukul 13.40 WIB tadi dilakukan penangkapan bersama pengamanan dari Polda Jatim," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera saat dihubungi detikcom, Sabtu (16/9/2017).

Di rumah dinas, ada satu orang yang ikut ditangkap. Diduga orang tersebut dari pihak rekanan.

"Penangkapannya di rumah dinas. Selain wali kota juga ada satu orang dari swasta," ujarnya.

Menurut Frans, Walkot Batu dibawa lebih dulu ke Polda Jatim untuk pemeriksaan awal. Setelahnya Walkot Batu dibawa ke gedung KPK di Jakarta.

"Polda Jatim hanya dipinjam tempat untuk dilakukan pemeriksaan," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif membenarkan penangkapan Walkot batu. Diduga Eddy menerima suap terkait dengan proyek.

"Betul. Pastinya terkait proyek," ujar Syarif terpisah.

 PDI Perjuangan langsung memecat Wali Kota Batu, Jawa Timur, Eddy Rumpoko dari keanggotannya di partai. Tindakan Eddy Rumpoko disebut PDIP memalukan.

Berita Lainya :



"Sesuai dengan disiplin partai, partai memiliki sanksi pemecatan seketika atas pelanggaran tersebut karena berulang kali partai mengingatkan," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat dihubungi, Sabtu (16/9/2017).

Sanksi pemecatan menurut Hasto merupakan aturan disiplin yang ditegakkan PDIP. PDIP lewat forum internal juga sudah mengingatkan kader atau pengurus yang menjadi pejabat atau kepala daerah agar tidak menyalahgunakan kekuasaan untuk memperkaya diri lewat korupsi.

"Tidak ada bantuan hukum. Dengan tegas PDIP memberikan sanksi pemecatan atas tindakan yang memalukan," ujar Hasto.

Post a Comment

 
Top