Taman Gemek Pekalongan Semakin Kumuh dan Jadi Tempat Mesum


Wakil Bupati Pekalongan, Arini Harimukti geram saat mendapati Taman Gemek Kedungwuni semakin kumuh. Bahkan, taman yang dibangun melalui APBN 2012 senilai Rp 4,6 milyar tersebut, kerap menjadi tempat mesum.

"Ini dibangun sebagai tempat hijau untuk masyarakat dengan uang rakyat. Kalau tidak terawat seperti ini, mana mungkin warga mau ke sini lagi," tutur Arini saat melakukan sidak ke Taman Gemek kedungwuni, Senin Sore (8/5/2017).

Taman yang tampak tak terawat ini bila malam juga gelap karena memang kurang penerangan. Arini bertambah geram saat mendapat laporan taman ini juga menjadi tempat mesum.

"Harus segera dihentikan, taman ini harus dipasang lampu penerangan di lokasi-lokasi yang biasanya digunakan untuk hal-hal yang negatif," tegas Arini di hadapan petugas Disperindagkop, sebagai pengelola Taman Gemek.

Kegeraman Arini tak terhenti sampai di situ saja. Dia juga meminta agar selokan yang dipenuhi sampah untuk segera dibersihkan, serta rumput yang tak terawat segera dirapikan.

Kepada pengelola Taman Gemek, Arini berpesan agar memiliki petugas khusus untuk merawat taman.

"Ya sayang sekali anggaran Rp 4,6 miliar, kok jadi seperti ini. Ini akan kami pantau terus, agar taman ini menjadi kebanggaan kita," tambahnya.

Post a Comment

 
Top