Proyek Senilai Ratusan Milyar Jembatan Layang Brebes-Tegal Dikebut Menjelang Lebaran


Pemerintah mengebut pembangunan empat jembatan layang di jalur tengah antara Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Jembatan tersebut diprediksi bakal mengurangi kemacetan di puncak arus mudik lebaran 2017.

Keempat jembatan tersebut yakni, jembatan layang Dermoleng, Kecamatan Ketanggungan dan Kretek, Kecamatan Paguyangan, Brebes. Juga, jembatan layang Kesambi dan Klonengan, Kecamatan Margasari, Tegal.

Pemerintah menargetkan pembangunan empat jembatan layang itu selesai H-10 sebelum lebaran. Kini, pembangunan baru mencapai 70 persen.

"(Pembangunan jembatan layang) Diharapkan dapat mengurangi kemacetan di atas 60 persen," ujar Kakorlantas Mabes Polri Irjen Royke Lumowa saat meninjau kesiapan jalur mudik di Ketanggungan, Brebes, Jawa Tengah, Rabu 3 Mei 2017.

Royke mengatakan, jalur tengah ini salah satu titik kemacetan pada musim mudik lebaran tahun 2016. Kendaraan yang keluar dari tol Brebes Timur atau Brexit melintasi jalur ini menuju Semarang.

Pembangunan jembatan layang Dermoleng-Ketanggungan sepanjang 500 meter ditangani oleh kontraktor PT Adhi Karya (Persero) Tbk-CDI KSO. Proyek ini senilai Rp64 miliar.

Sementara itu, jembatan layang Klonengan-Prupuk sepanjang 1.011 meter ditangani oleh kontraktor PT Hutama Karya. Nilai kontraknya mencapai Rp112 miliar.

Jembatan layang Kesambi dengan panjang 470 meter ditangani oleh PT Brantas Abipraya dengan nilai kontrak Rp58 miliar.

Terakhir, jembatan layang Kretek dengan panjang 700 meter ditangani oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan nilai kontrak Rp82 miliar.

Post a Comment

 
Top