Kesaksian Pemilik Warung di Bawen Melihat Warung dan Pembelinya Dihantam Truk
Seorang penjual makanan Suparti (54) syok dan trauma setelah warung dan pelanggannya dihantam mobil hingga warungnya hancur. Peristiwa ini terjadi dalam kecelakaan maut di Jalan Soekarno-Hatta, Kabupaten Semarang.
Suami Suparti, Kasman (63) mengatakan, saat itu Suparti masih melayani pembeli dari balik etalase warung yang berada di bagian depan rumahnya. Sedangkan dia saat itu sedang berada di belakang rumah.
"Sekitar pukul 13.30 ada suara keras sekali dari luar rumah, saya langsung keluar," kata Kasman, Selasa (29/8/2017).
Saat Kasman keluar, betapa kagetnya warung miliknya hancur dihajar mobil box. Sedangkan pelanggannya terkapar di reruntuhan. Ia langsung membawa istrinya masuk ke dalam rumah.
"Istri saya syok ini di dalam. Trauma," ujarnya.
"Ada 3 (korban) yang tergeletak di sini (warungnya)," imbuhnya
Berita Terkait :
Hingga Malam Petugas Masih Mengevakuasi dan Olah TKP Kecelakaan Depan PT Apac Bawen
Truk Trailer Hantam 2 Mobil dan 1 Rumah Didepan PT Apac Bawen Semarang
Mobil box tersebut juga menabrak lampu jalan hingga rubuh. Tidak hanya itu mobil yang menghajar rumahnya merupakan salah satu kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Kecelakaan beruntun ini terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu truk kontainer H 1636 BP melaju dari Bawen ke arah Utara. Diduga rem blong, truk kontainer menabrak truk angkut kayu, mobil box, kemudian truk kontainer masih melaju dan oleng menghajar sejumlah motor dan warung.
Dari informasi sementara, 5 korban tewas akibat peristiwa tersebut dan kini sudah berada di RS Ken Saras. Dua diantaranya sudah teridentifikasi atas nama Zamzirah warga Tambak Rejo RT 01 RW 08, Bawen, Kabupaten Semarang dan Johan Wijaya warga Tambak Boyo RT 05 RW 01, Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Post a Comment