Dibakar Cemburu Penjual Sayur di Bantaran Probolinggo di Clurit Hingga Tewas


Karena cemburu penjual sayur keliling dibacok hingga tewas. Korban, Husen (33) warga Desa Kramat Agung, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, dibacok Nemo (42), di bagian kepala.

Usai membacok, pelaku warga Desa Tempuran, langsung menyerahkan diri ke kantor Mapolsek Bantaran diantar perangkat desa. Peristiwa itu dipicu korban yang sering menggoda istri pelaku, Khotimatul Husna (35). Pelaku pun emosi setelah melihat istrinya digoda di depan mata.

Korban yang berjualan bumbu masak dan sayuran keliling, berhenti di depan rumah pelaku. Pelaku yang emosi mengambil clurit dan langsung menyabet clurit ke bagian kepala dan leher korban berulang kali. Kepala korban nyaris putus dan tewas seketika di lokasi kejadian.

Menurut pelaku Nemo, dirinya dendam ke korban karena sering menggoda istrinya. Bahkan dirinya pernah memergoki korban menurunkan rok istrinya saat membeli sayuran.

"Saya melihat sendiri rok istri saya dipelorotin. Saat itu saya duduk di depan rumah, saya emosi akhirnya saya bacok Husen, karena saya cemburu istri saya sering digoda," kata Nemo saat dimintai keterangan polisi, Jumat (3/3/2017).

Sementara dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti
clurit, sandal dan sarung yang digunakan saat membantai korban. Selain itu, polisi juga mengamankan motor serta sayuran milik korban, guna proses penyelidikan.

Menurut Kapolsek Bantaran AKP Sujianto, kasus pembunuhan ini karena pelaku dendam terhadap korban. Sebab, pelaku cemburu istrinya sering digoda.

"Kasus penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya korban, dugaan sementara motifnya cemburu, karena selama ini pelaku menduga istrinya sering digoda pelaku. Korban berjualan sayuran keliling," jelas Sujianto kepada wartawan.

Post a Comment

 
Top